penyebab timbulnya jerawat

Angka kejadian penyebab jerawat yang tinggi terutama dialami oleh para remaja. Hal ini karena pada usia remaja seseorang sedang tumbuh & berkembang secara biologis.

Faktor-faktor penyebab jerawat di antaranya adalah :

  1. Faktor Internal :
    a. Hormonal.
    b. Pola Diet.
    c. Pola hidup : emosional, siklus tidur, dll.
  2. Faktor Eksternal :
    a. Gangguan Polutan & radikal bebas.
    b. Kondisi luar yang tidak Higienis.

Jadi, penyebab jerawat sebenarnya bukan hanya faktor kulit semata, tetapi juga berhubungan dengan hal-hal lain di dalam tubuh & di luar tubuh. Faktor tersebut diantaranya : Hormon pada pria (androgen) dan pada wanita (estrogen) yang tumbuh berlebih, tekanan emosional yang naik-turun, pola makan yang tidak sehat, siklus tidur yang tidak teratur atau kurang tidur, bahkan sampai pengaruh daya tahan tubuh terhadap serangan polutan atau radikal bebas.

Itu dia Sobat, beberapa faktor penyebab jerawat yang terjadi secara internal ataupun pengaruh dari luar (eksternal).

Jika Sobat ingin menghilangkan jerawat atau menghilangkan bekas jerawat yang sudah terlanjur muncul paket jerawat ampuh pratista bisa menjadi solusi yang ampuh. Sudah banyak yang repeat order Krim Jerawat Pratista ini karena keampuhannya dalam mengatasi jerawat. Bahkan sampai jerawat batu sekalipun…!

Prevalensi atau angka kejadian jerawat pada orang dewasa ternyata cukup tinggi juga. Hasil penelitian yang dilakukan oleh Parkins (2002), Collier ( 2008), dan Shen (2012) menunjukkan bahwa sekitar 75-98% orang dewasa pernah menderita jerawat (acne vulgaris).

Menurut dr. Toni Sutono, MPH, MSi dan dr. Marissa, MSi, pada proses tumbuh kembang biologis tersebut, kadar hormon androgen (pada laki-laki) dan estrogen (pada perempuan) sedang meningkat.

Hormon tersebut lebih lanjut dapat meningkatkan produksi kelenjar sebum (lemak) terutama pada kulit wajah, dada, dan punggung. Kelebihan produksi sebum yang teroksidasi oleh radikal bebas inilah  yang menjadi cikal-bakal terbentuknya jerawat.

Selain itu, hormon juga mempengaruhi pertumbuhan sel-sel keratin di permukaan kulit, sehingga bisa menyumbat muara kelenjar sebum. Akibat penumpukan sebum, kuman propioni bacterium acnes berubah sifat, yang semula bersifat komensal (tidak merugikan) berubah menjadi ganas. Maka terjadilah peradangan dan dikenal dengan istilah jerawat.

Munculnya jerawat juga dipengaruhi oleh pola hidup dan pola makan. Karena itu, jerawat sering menjadi kronis dan meninggalkan bekas jaringan parut di wajah, sehingga menimbulkan gangguan estetika dan psikologis. Masalah psikologis ini cukup serius karena menyangkut penampilan seseorang di depan publik.

Nah inilah beberapa faktor penyebabnya, sekarang udah pada tau kan dearsss.

Sebisa mungkin hindari ya penyebab diatas agar wajah kita tetap kinclong.

Leave a comment